SELAMAT DATANG DI web
BIBITTERNAK.COM, 081380013891-085881583482-02188887876
Bebek umumnya adalah burung akuatik yang sebagian besar berukuran lebih
kecil dibandingkan kerabatnya, angsa dan angsa berleher pendek, dan
dapat ditemukan pada perairan air tawar maupun air laut.
Bebek kadang-kadang disamakan dengan beberapa burung air yang
berhubungan jauh namun mirip dalam penampilan, misalnya loon, grebe,
gallinule, dan coot.
Beberapa jenis bebek juga dapat melakukan kawin silang, namun
menghasilkan keturunan yang steril dan tidak bisa memiliki keturunan.
Seperti persilangan antara serati dan bebek pelari dapat menghasilkan
keturunan steril, brati dan tiktok.(Sumber : wikipedia)
Cara memilih bibit Itik
Sebelum anda memulai usaha dibidang ternak kususnya ternak itik atau
bebek langkah pertama yang anda perlu ketahui adalah mengenal dan
memahami jenis itik atau bebek apa yang akan anda pilih untuk dibudidaya
atau di ternak, maka dari itu kami sarankan anda untuk membaca artikel
kami tentang :
3 Jenis Itik Yang Baik Untuk Usaha Ternak
Setelah tahap pemilihan jenis itik atau bebek sudah anda tentukan maka
proses selanjutnya yang sangatlah adalah pemilihan bibit itik atau bebek
yang baik dan berkualitas juga perlu anda pahami dengan benar dan
teliti karena proses ini merupakan salah satu elemen yang menentukan
keberhasilan anda dalam beternak itik atau bebek. (Baca juga : Cara
Membuat Kandang Itik Yang Benar)
Proses Pemilihan Bibit Itik Atau Bebek
Memilih bibit itik yang baik untuk budidaya - Seperti yang sudah kami
jelaskan diatas, Sebelum anda melakukan budidaya itik anda harus
menentukan tipe itik yang akan anda pelihara untuk bisnis ternak itik
atau bebek anda.
Pembibitan itik atau sering kita dengar dengan istilah DOD, Bibit itik
yang dilakukan dengan cara intensif tidaklah sebanyak seperti pada
pembibitan ayam (DOC), yang ada hanya penetasan telur yang diperoleh
dari beberapa peternak yang kemudian ditetaskan oleh peternak kecil
menengah (rumahan). Indukannya pun biasanya bukan berasal dari hasil
seleksi. maka dari itu kita Tidak heran apabila sekarang susah menemukan
bibit itik unggul dalam jumlah besar serta umurnya seragam.
Sebagai informasi, Daerah sentra peternak itik dan penghasil bibit itik
(Day Old Duck/DOD) serta itik siap dibesarkan atau itik siap bertelur
(Meri) adalah di Alabio-Kalimantan Selatan, Cirebon, Cimalaya-Jawa
Barat, Tegal-Jawa Tengah, serta Mojosari-Jawa Timur.
Bagi peternak itik petelur butuh memperhatikan pemberian pakan saat itik
berusia 1-6 hari guna pertumbuhan kerangka cadangan kapur untuk
pembuatan kulit cangkang telur. Untuk itu jauh lebih baik apabila
merawat itik petelur dari DOD daripada membeli bibit itik petelur yang
siap bertelur. Tetapi supaya lebih efisiensi waktu serta biaya, membeli
indukan siap bertelur dari peternak juga tidak ada salahnya, asalkan
mengetahui trik memilih itik yang pas.
DOD Itik
Meskipun tidak ada perbedaan total telur yang dihasilkan antara itik
yang dipelihara dari DOD atau Meri. Berikut ini kriteria memilih DOD
maupun itik siap bertelur/dibesarkan yang perlu anda ketahui :
Kriteria DOD Unggul
Bobot kurang lebih 38-40 gram.
Berbulu bagus dan kering.
Kedua matanya terbuka/melek.
Anak itik bergerak lincah.
Pusarnya telah kering serta duburnya bersih.
Tidak ada cacat pada kaki (pengkor).
DOD Itik Pedaging
DOD Itik Pedaging
Kriteria Itik Siap Bertelur/Dibesarkan
Umur kurang lebih 5 bulan.
Tidak cacat.
Bobot telah mencapai 1,4 kg atau kurang lebih 1,3 kg untuk bebek Mojosari serta 1,4-1,5 kg tipe Alabio.
Berat badan wajib seragam supaya telur yang dihasilkan seragam pula.
Beli dalam jumlah terbatas 200-300 ekor.
Tulang pubis (pantat) yang berada ditempat saluran keluar telur saat menuju ke kloaka melebar denga ukuran 3 jari tangan.
Cara Memilih Bibit Itik Pedaging
Sedangkan untuk bibit pembesaran itik pedaging pilih bibit pejantan umur 10 minggu yang bobotnya 0,9 kg atau itik betina afkir.
Berikut beberapa tipe itik pedaging beserta perdiksi bobot akhir penggemukan.
Itik Muskovy (Entok alias itik manila), berat tubuh mencapai 3 – 3,5 kg/ekor, daya mengeram baik.
Itik Serati, persilangan entok betina dengan itik lokal (itik alabio
alias itik tegal), berat tubuh bisa mencapai 2,5 – 3 kg.
Itik Peking, berat tubuhnya mencapai 4,5 – 5 kg/ekor.
Memilih DOD itik yang baik adalah salah satu kunci berhasil beternak itik.
Berikut ini Kesimpulan Cara memilih DOD Itik atau Bebek yang baik dan berkualitas.
Mempunyai bulu bersih, bagus, dan kering,
Mata jernih, kedua matanya terbuka dan pastinya tidak buta,
Bergerak lincah,
Kaki kokoh serta tidak cacat pada kaki (pincang),
Bobot minimal 40 gram,
Tubuh gelap, nafsu makan yang baik,
Bebas dari penyakit unggas, semacam Avian Influenza (AI) Fowl
cholera; Fowl pox; Avian chlamydiasis; Salmonellosis serta penyakit
lalinnya.
Memilih DOD itik berjenis kelamin jantan
Memilih DOD itik berjenis kelamin jantan yang bagus juga sangatlah
penting sebab laju pertumbuhan itik jantan lebih cepat dari pada itik
betina. Jadi berat badan akhir pada umur pemeliharan antara itik jantan
dan betina tidak sama. Oleh sebab itu, merawat DOD itik untuk tujuan
potong sebaiknya di pilih satu tipe kelamin saja yaitu itik jantan saja
untuk mencapai keseragaman hasil akhir.
Untuk mencari DOD jantan tidaklah susah sebab produsen DOD itik telah
menjual itik dengan cara terpisah antara jantan dan betina. Perlu anda
ketahui, pemeliharaan itik jantan juga lebih menguntungkan karena harga
DOD itik jantan jauh lebih terjangkau daripada DOD itik betina.
Berikut Cara untuk membedakan DOD itik jantan dan Betina yang perlu anda ketahui.
DOD jantan mempunyai paruh lebih mengkilap daripada paruh betina
Ukuran badan DOD jantan lebih besar daripada ukuran badan betina
Suara DOD jantan bersuara lebih serak (parau) dari pada DOD betina
DOD jantan mempunnya leher lebih singkat Ekor DOD jantan atau lebih naik daripada ekor DOD betina.
Setelah memilh bibit yang baik, langkah selanjutnya yaitu melakuan
pemeliharaan itik tersebut dengan baik. untuk itu kami sarankan anda
baca lagi artikel kami tentang itik atau bebek. Pada Masa pemeliharaan
awal ini biasanya adalah masa yang susah jadi ketidak sedikitan peternak
yang mengalami kegagalan. Tetapi anda harus tetap semangat dan pantang
menyerah! Hidup Peternak Indonesia.